Category Archives: Fanfiction

Flower

Cast :

• Jung Taeri / Lily (you/oc)
• Krystal Jung
• Kris Wu
• Kim Joonmyun / Suho
• Choi Minho (cameo)

Genre : sad, NC17(lebih banyak kata kata kasar)

maaf…. Maafkan aku karena terlahir seperti ini…

Lily POV

Jung Taeri,itu lah namaku,namun aku lebih sering dipanggil Lily oleh orangtuaku,unnie ku bahkan orang orang disekitarku. Entah karena aku mirip dengan bunga itu atau karena aku hanyalah orang lemah yang tidak berguna seperti setangkai bunga…..

Hari ini adalah hari pertama ku mulai bersekolah di sebuah SMA ternama diseoul,dan aku akan satu sekolah dengan unnie ku^^ sudah siap dengan seragam baru,langsung ku sambar tasku dan pergi keluar kamar, tidak lupa kubawa pula buku berwarna biru ku yang tebal. Saat keluar kamar,kulihat unnie ku–Krystal– sudah mwenungguku didepan kamarku dengan tampang merendahkan. Kulihat dia dengan perlahan mendekatiku dan membisikan sesuatu

“Jangan sampai ada yang tau bahwa kau itu dongsaengku,coba aku tidak perlu satu sekolah lagi denganmu,cih! Dasar jalang!” bisiknya dan pergi turun meninggalkan aku sendiri yang tengah mematung mendengar kata-katanya,emm, sebenarnya itu bukan pertama kalinya dia mengatakan hal seperti itu terhadapku,itu semua akibat kejadian 3 tahun lalu…

°flashback°

“Eomma! Eomma! Aku menyukai seseorang lho!!” cerita Krystal saat sedang makan malam. “Ohh jinjja? Siapa dia sayang??” tanya eomma dan appa penasaran. “Choi Minho! Namja paling tampan dan sekaligus ketua osis di sekolahku!” cerita Krystal heboh.

DEG…..

Krystal unnie menyukai Minho sunbae? Tanyaku dalam hati. “A..aku juga menyukai Minho sunbae….” cicitku pelan. “Apa?! Hahahaha! Minho tidak akan mau dengan mu Lily! Kau ini begitu jelek dan lemah!” ejek Krystal unnie,ejekannya membuat eomma dan appa tersenyum. “Apa yang Krystal katakan itu benar Lily,seorang namja tidak akan mau dengan yeoja yang berkepribadian lemah dan bertampang tidak begitu cantik” ucap eomma membenarkan ucapan Krystal unnie,hatiku mulai memanas mendengar kata kata eomma,sementara appa hanya mengangguk-ngangguk membenarkan. “TAPI SETIDAKNYA AKU JAUH LEBIH PINTAR DARI KRYSTAL UNNIE!!” jeritku menahan tangis karena dihina oleh unnie bahkan eomma ku sendiri,tanpa disangka-sangka,appa yang sedari tadi diam langsung menampar pipi kananku,tamparannya begitu kuat sehingga bibirku pecah dan mengalirkan darah. “SIAPA YANG MENGAJARKANMU BERTERIAK TERHADAP IBUMU SENDIRI!? JAGA UCAPANMU JUNG TAERI!!” bentak appaku sementara eomma dan Krystal hanya diam,sekilas aku melihat sudut bibirnya terangkat menandakan dia sedang tersenyum meremehkanku. Tanpa kupedulikan yang lain,aku langsung membanting sendok yang kupegang dan berlari naik keloteng menuju kamarku,tak kuindahkan suara appaku yang berteriak teriak memanggil ku. Malam itu aku membenamkan wajahku dibantal dan menangis semalaman.

~Morning~

Pagi ini aku turun keruang makan dengan seragam lengkap dan membawa tas berwarna biru dongker dipunggungku, kulihat eomma,appa dan  Krystal tengah menatapku dengan sinis. “Sarapan telah selesai,sana cepat berangkat kesekolah!” perintah eomma dengan nada dingin. Aku yang bingung hanya langsung berjalan kegarasi. Kulihat appaku sedang memanaskan mobilnya. “Cepat masuk atau kau akan terlambat!” perintah appa dengan nada ketus. Ada apa dengan mereka pagi ini? Apa mereka masih kesal dengan kelakuanku semalam? Tanyaku kepada diri sendiri,ntahlah aku tidak tahu jawabannya. Aku langsung masuk dan duduk dijok belakang,kulihat Krystal unnie sudah duduk dijok depan disebelah appa, kutatap wajahnya yang putih karena bedak yang dipakainya terlalu tebal,kulihat dia menyunggingkan senyum licik. Tak lama kemudian appa masuk dan duduk disebelah Krystal lalu mulai menjalankan mobilnya.

-skip-

*School*

“Bye bye appa” ucapku dan Krystal bersamaan. “Ya bye Krystal,semoga harimu menyenangkan sayang” balas appa,tapi hanya kepada Krystal,sementara dia bahkan tidak mau melirik kearahku barang sebentar saja. Aku hanya menghela nafas dan berjalan menuju kelasku,Krystal sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan ku dan bergabung dengan teman teman satu gengnya.

-skip-

*class*

Aku menaruh tasku didalam laci,tanpa sengaja tanganku mennyentuh secarik kertas,padahal biasanya aku tidak pernah lupa dengan barang barangku. Kuambil kertas itu dan melihatnya, kertas berwarna hijau muda dan dan bertuliskan “Untuk Jung Taeri” aku penasaran dan langsung membuka lipatan kertas berwarna hijau muda tersebut

“Temui aku di kebun bunga sesudah pulang sekolah.

Choi Minho ”

To be continued

Advertisements

My Weird Sunbae #3

“err….selama ini kau hidup sendiri? Dimana orangtuamu?” tanya Jaehyo.”ini akan lama,kau mau mendengarkannya?” tanyaku balik. “ye,ceritakan saja” “oke.. Dari kecil,aku tinggal diAmerika dengan kakak perempuanku,Lee Sunkyu,tapi saat aku berusia 10 tahun,ibuku meninggal dunia,saat aku berusia 11 tahun,ayahku menikah lagi,istrinya membawa anaknya yang berbeda 3 tahun denganku.Lee Chanhee,aku selalu disiksa oleh ibu tiriku,sementara kakak perempuanku sangat berbanding terbalik denganku. Saat 13 tahun,aku memutuskan untuk kembali kekorea,ayahku awalnya tidak menyetujuinya, dan melarangku pergi,tapi ketika aku tidak kuat dan memotong urat nadiku sendiri dihadapan keluargaku,akhirnya ayahku menyetujuinya. Aku sempat dirawat dirumah sakit selama sebulan akibat ulahku itu,hahaha..” ceritaku sambil berlinangan air mata karena mengingat lagi masa laluku. “sudah.. Gwenchana.. Uljima..” ujar Jaehyo sambil memelukku dan menepuk-nepuk pelan kepalaku.

 

“ahaha.. Mianhe oppa,aku jadi menangis begini..” ujarku sambil tertawa. “sudah jangan diingat lagi,apa makanmu sudah selesai? Kemarikan piring dan gelasnya! Akan kucuci sekalian,dan kau cepat ganti baju! Jangan sampai kita terlambat!” perintahnya dan akupun langsung naik keatas kamarku untuk ganti baju. “terkadang dia manis juga ya” batinku sambil tersenyum ketika melihat punggungnya dari belakang yang sedang sibuk mencuci piring bekas makanku.

 

Author POV

 

hari ini kau mengenakan seragam berwarna pink lembut,jas berwarna cokelat mudah dan rok berwarna cokelat tua yang 10 cm diatas paha,sementara Jaehyo mengenakan seragam berwarna biru muda dengan jas dan celana panjang yang senada dengan warna jas dan rokmu,tak lupa kamu memasukkan hoodie pikachu kesayangan mu kedalam tasmu. “buat apa itu?” tanya Jaehyo sambil menunjuk hoodie yang sibuk kamu jejalkan kedalam tasmu yang sudah penuh dengan buku pelajaran dan kertas kertas yang tidak ada gunanya/?/ “umm…aku takut hari ini hujan,jadi setidaknya aku harus membawa hoodie ini” jawabmu santai. “aisshhh…kalau begitu kenapa kau tidak membawa payung saja?” tanya Jaehyo bingung. “OIYA! AKU LUPA!” teriakmu heboh dan langsung melesat mengambil payung kecil berwarna kuning cerah. “sudah” kata mu sembari menyengir smeentara Jaehyo hanya melongo melihatmu. “kau mau telat eo? ayo kita berangkat!” ujarmu sambil menggoyang-goyangkan tangan mu didepan muka jaehyo.”ah oh ye..” jawab Jaehyo dan berikutnya kalian sudah berjalan keluar rumah,tak lupa kamu mengunci pintu rumahmu dan memasukkannya kedalam salah satu kantung ditasmu.

 

kamu melangkah masuk kelas dengan perasaan waswas, pasalnya kamu mengingat kata kata teman teman Jaehyo yang juga akan bermain main denganmu/?/ “MINJOON-AHHH!” teriak Youkyung dengan penuh perasaan/? “ah ye,Youkyung,kenapa??” tanya mu dengan tampang polos. “k….kau tadi dicari oleh P.O dan ZIco,apa sesuatu terjadi kemarin?” tanya Youkyung kepo. “ummm….bukankah aku sudah cerita bahwa aku dijadikan budak oleh Jaehyo?” balasmu/ “ya? lalu?” tanya Youkyung semakin kepo. “kata Jaehyo,6 orang temannya boleh bermain main denganku,sebagai budaknya,akukan tidak bisa membantahnya..”ucapmu jujur. “aissshhhhh jika tau begini dari kemarin aku akan meninju muka si Jaehyo itu!” ujar Youkyung geram. “aishhh kau ini,padahal kau kemarin menertawakanku,sekarang kau malah marah marah sendiri..” ujarmu sambil geleng geleng. “t..tapikan aku tidak setuju kau diperlakukan seperti itu” ujar Youkyung sambil manyun manyun. “huahahaha telat kau jika berkata seperti itu sekarang!” ujarmu menertawakan Youkyung.

 

tiba tiba saja Zico dan P.O masuk kekelasmu dan langsung menghampirimu. “minjoon? ayo ikut dengan kami,ada yang mau bertemu denganmu…” belum sempat kamu menjawab,kamu sudah diseret pergi oleh Zico dan P.O sementara Youkyung yang lihat hanya bisa menatap dengan mulut yang menganga seperti orang aneh.

 

“yaaa! jangan menyeretku seperti ini! aku bisa jalan sendiri!” teriakmu histeris. “aisshh berisik sekali kau ini!” ujar P.O dan Zico berbarengan dan melepasmu saat itu juga. “nah begini lebih baik,ngomong ngomong siapa yang mau bertemu denganku memangnya?” tanya mu menatap Zico dan P.O bergantian.

 

“dia…….”

 

TBC

Boys School Diary : Author View [The Mess-Up Dorm]

Cast:

Choi Namhyun / Choi Jinkyu *u*

Lee Chan Hee *Chunji TEENTOP*
Bang Min Soo *C.A.P TEENTOP*
Lee Sungmin
Jung Yonghwa
Lee Gikwang

Seseorang menarik lenganmu dan menyeretmu. “ya! Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!” bentakmu kesal. “sudah diam dan ikut saja” balas orang yg tak lain adalah Chunji. Yg lain hanya mengekori kamu dan Chunji yg berjalan menuju Dorm.

Setelah sampai di dorm,kamu sungguh kaget melihat pemandangan dorm yg sangat berantakan. Kaus kaki diatas TV,buku-buku komik berserakan diatas sofa,boxer diatas rak buku,kaus diatas kulkas dan tas diatas meja makan. “astaga… Apa baru ada tornado disini?! Kenapa berantakan sekali?!” tanyamu dgn mulut yg menganga lebar saking kagetnya. “maaf jika berantakan,disini selalu ada penggangu yg selalu membuat kegaduhan di dorm ini” ucap Sungmin sambil meminta maaf dan menunjuk C.A.P,Yonghwa dan Gikwang,sementara yg ditunjuk hanya menyengir saja.

“ahh.. Gwenchanayo! Santai saja,bahkan dengan tambahan diriku,mungkin akan jauh lebih berantakan dari ini” ucapmu sambil terkekeh.”jinjja? Yeyy! Aku mendapat teman baru hahaha!” teriak Gikwang girang.”baiklah.. Karena kita kedatangan Namhyun sebagai penghuni baru,mari kita tentukan siapa yg akan tidur di kamar yang hanya memilik satu kasur king size itu..” tukas Yonghwa. “mwo? King size? Dua kamar yg lainnya dua kasurnya? Sementara yg satu King Size? Jadi selama ini ada seorang yang tidur dikasur King size itu sendiri begitu?” tanyamu bertubi-tubi. “nde,selama ini C.A.P hyung yang tidur disitu sendiri,sementara Yonghwa dan Gikwang serta Chunji dan aku tidur dikamar yg memiliki dua kasur berbeda” ujar Sungmin. “lalu sekarang akan kita tentukan siapa berpasangan dgn siapa,dipembagian kamar yg baru ini” lanjut C.A.P.”orang yg memilih batu akan tidur dikamar yg mempunyai kasur King size,sementara sisanya tidur dikamar yg mempunyai 2 kasur” jelas Chunji.

“gunting batu kertas!” teriakmu dan 5 orang lainnya. Kamu dan Chunji Batu,C.A.P dan Yonghwa kertas,sementara Sungmin dan Gikwang gunting. “mwo? Aku akan sekamar dgn dia?!” teriakmu kaget. “wae? Kalau tdk mau,kau tidur saja diteras!” bentak Chunji dan berlalu kekamar. “mwo? Andwae! Aku tdk mau tidur ditemani nyamuk berbibir tebal!” teriakmu dan langsung masuk kekamar mengejar Chunji,sementara yg lain hanya geleng-geleng kepala saja melihatmu.

“lho? Kapan koperku ada disini?” tanyamu bingung ketika melihat kopermu sudah berada disamping lemari dan meja belajar yang bertuliskan namamu. Sementara Chunji langsung melepaskan seragamnya hingga dia shirtless dan langsung menjatuhkan badannya diatas kasur. “ya! Knp kau malah tidur? Apa habis ini kau tdk ada kelas lagi?” tanyamu bingung ketika melihat kelakuan Chunji,Chunji malah bangun dan berjalan kearahmu.kamu yg bingung pun terus mundur hingga terpojok dgn tembok.

“apa yang kau mau hah?” tanyamu kasar,sementara itu,kedua tangan Chunji sudah berada disisi kanan kiri kepalamu. “siapa nama aslimu?” tanyanya cool. “hah? Apa kau tuli ya? Namaku Choi Namhyun!” bentakmu. “aku bertanya siapa nama aslimu!” bentak Chunji tak kalah keras. “A…aku..”

TBC~~~

Boys School Diary : Jinkyu Diary [What The..]

Cast:

Choi Namhyun / Choi Jinkyu *u*

Lee Chan Hee *Chunji TEENTOP*
Bang Min Soo *C.A.P TEENTOP*
Lee Sungmin
Jung Yonghwa
Lee Gikwang

~*Before Arrived at School*~

aku membayangkan wajah tunanganku nanti,apakah dia namja tampan yg manly,namja aegyo,namja yg polos dan lucu,tipikal namja badboy atau namja yg tenang dan manis.mollayo..

“agasshi.. Ada telepon dari Tuan Choi” suara Kang ahjusshi membuyarkan lamunanku,aku langsung mengangkat telepon dari kakek. “yeoboseoyo? Jinkyu?” tanya kakek. “nde? Waeyo?” “ada yg harus kuberitahukan kpd mu..” “waeyo?” “jika kau sudah sampai disekolah,perkenalkan dirimu sebagai Choi Namhyun dan bukan Choi Jinkyu,ingat bahwa kau sdg menyamar menjadi namja!” “nde,algaeseummnida! Hanya itu sajakah? Bagaimana dgn tunanganku nanti?” “kau akan bertemu dgnnya nanti,jjaljayo” “tutt..tutt..” dasar kakek,selalu saja dia seenaknya memutuskan pembicaraan ketika masih ditengah-tengah…

~*Arrived at School*~

wow.. Sekolah ini bagus juga ternyata! Sepertinya tdk jelek juga aku dimasukkan kesini oleh kakek,aku mulai membawa barang bawaanku dan pergi menuju ruang kepala sekolah.

Baru saja aku ingin mengetuk pintu,kudengar seperti ada yg bercakap-cakap disitu. Kupasang telingaku dan mulai mendengarkan dgn seksama. “dasar kau ini… Padahal kau ini begitu pintar, sayang jika kepintaranmu hanya dipakai utk hal-hal yg tdk berguna saja.. Hahh..” ujar seseorang yg kuyakin itu kepala sekolah. “hahaha,ayolah,sekolah ini begitu membosankan, hyung sendiri kan tahu bagaimana sifatku” ujar seorang namja yg tak lain adalah adik KepSek.”aishh.. Jika kau bukan adikku,kau sudah kukeluarkan dari sekolah ini..” ujar si KepSek. Krn malas menunggu,aku langsung mengetuk pintunya. “ya,silahkan masuk.” ujar sang KepSek.”annyeong haseyo,Choi Namhyun imnida,saya yg akan bersekolah disini hari ini..” ucapku sambil membungkukkan badan.

“ohh.. Pasti kau cucu Tuan Choi Siwon bukan? Mari silahkan masuk,tunggu diruanganku sebentar” ujar KepSek Kim dan menggiringku masuk keruangannya dan meninggalkanku. Aku duduk diam disana sambil mendengarkan lagu, setelah 10 menit mendengarkan lagu,aku melepasnya dan menaruhnya ditasku dan keluar. Kulihat ada 4 namja diruangan itu bersama dgn adik KepSek beserta dgn si KepSek. Seorang namja manis telah berhasil merebut perhatianku,mataku dan matanya bertemu,tapi entah knp aku tdk bisa melepaskan pandanganku darinya.

“annyeong haseyo, Choi Namhyun imnida,bangapseumnida” ucapnya sambil membungkuk. “ne,nado bangapta!” ujar kami serempak. Kulihat dia sedikit tersenyum. “baiklah, tuan Choi,taruh barangmu dulu diasramamu,mrk akan mengantarmu” ujar Kepsek Kim,”anu.. Dimana letak asramaku?” tanyaku.”kau akan satu asrama dgn mereka” tukas KepSek Kim.

“ohh.. Baiklah..” ucapku cool. Padahal dalam hati.”MWO? JINJJA?” “baiklah.. Namhyun-ssi,ayo kuantar keasrama kami,salam kenal dan senang berkenalan denganmu..” ujar mereka berlima dan seseorang menarik lenganku…

TBC

My Weird Sunbae #2

Cast :

 

~Park Min Joon *you*

~Ahn Jaehyo

~Choi Youkyung

~all BLOCK B member

 

Kategori : NC17,Yadong,Romance

 

“mwo? Apa yang kau

maksud?” tanyaku bingung. Jaehyo langsung mengarahkan telunjuknya

kebawahku.. Setelah aku ikut melihat..

 

TERNYATA HANDUKKU JATUH DAN SUDAH MENGEKSPOS JELAS BAGIAN DADAKU! TTOTT

 

“KYAA…! DASAR NAMJA PERVERT!” teriakku dan segera menendangnya keluar

kamar, lalu kubanting pintuku dgn kencang…

 

Jaehyo POV

 

ya tuhan.. Dia itu manusia atau kuda sih? Tendangannya benar2 sukses

membuat pantatku sakit…

 

YAA..! SIAPA YG KAU PANGGIL NAMJA PERVERT HAH?! MELIHAT TUBUHMU ITU

TIDAK ADA ENAK2NYA SAMA SEKALI! teriakku dari luar kamarnya, bohong jika

aku berkata begitu, sesungguhnya aku sudah benar2 bernafsu ketika awal

melihat dia hanya mengenakan handuk, tubuhnya yang putih benar2

membuatku menelan liurku berkali-kali…

 

Kutunggu dia sembari bersender dipintu kamarnya. Tiba-tiba saja dia

membuka pintunya yg membuatku jatuh tepat diantara kakinya *bayangin si

Min Joon lagi ngangkang sambil kacak pinggang*

 

“bunga-bunga merah? Lumayanlah, setidaknya kau terlihat lebih dewasa

sekarang” ujarku sembari terkekeh dan mengangkat roknya dgn

kakiku,segera saja dia menyingkirkan kakiku dan mencubitnya keras.

 

Author POV

 

“YAAA..! Sakit bodoh!” teriak Jaehyo dan cepat2 berdiri menghadapmu.

“hahaha… Mianhe” ujarmu lalu meninggalkan Jaehyo dan turun kedapur.

“mau apa kau?” tanya Jaehyo bingung ketika melihatmu mengenakan celemek

dan mengikat rambutmu. “mau masaklah! Memangnya kau kira aku mau nyuci?”

balasmu lalu mengeluarkan segala macam bahan makanan dari kulkasmu.

“mwo? Kau bisa masak?” tanya Jaehyo sedikit agak ragu.

 

Pletakk..!

 

Kau menjitak kepalanya pelan. “aishh.. Appoyo..” sungut Jaehyo sembari

mengelus-elus kepalanya. “hahaha rasakan itu!” ucapmu lalu mulai

memasak. “oppa,kau duduk saja disitu!” perintahmu sambil menunjuk bar

kecil dibelakangmu.

 

“ye,tapi kenapa dirumahmu ada bar begini? Kau sering minum-minum ya?”

tanya Jaehyo penasaran. “kadang-kadang,sebetulnya appaku yang

membuatnya,katanya biar appaku tdk perlu keluar,tinggal minum saja

dirumahku bila menginap” ujarmu sambil sibuk menumis. “ohh.. Apa kau

punya cola?” tanya Jaehyo.”nde,ambil saja dikulkas” ujarmu dan mulai

sibuk memotong sayuran. “akkhh..” jeritmu pelan.”waeyo?!” tanya Jaehyo

panik.”ani.. Jariku hanya terpotong sedikit” “jarimu itu berdarah pabo!

Cepat hentikan darahnya!” “ta..tapi..” “aishh..!” langsung saja Jaehyo

mengemut jarimu.

 

“oppa? Apa yang kau lakukan?” tanyamu bingung.”puhh.. Aku hanya mengisap

darah kotor yang terus-menerus mengalir keluar itu,sana cepat cuci

tanganmu dan langsung kau beri plester!” perintah Jaehyo. Kamu langsung

melakukan perintah Jaehyo.”apa maksudnya? Kenapa jantungku

berdebar-debar begini?” batinmu dengan muka memerah,tak lama kemudian

kamu melanjutkan memasak kembali.

 

“fuhh.. Akhirnya selesai juga..” ucapmu bangga.”oppa ayo kemari!”

panggilmu pada Jaehyo yang sibuk menonton TV.”ndeee..!” ujarnya sambil

berlari tergopoh-gopoh kearahmu. “mwo? Ini kebanyakan untuk 2 orang!”

protesnya.”tunggu saja sebentar lagi..” ujarmu misterius.

 

“mwo?”

tanya Jaehyo bingung dan langsung

setelah itu ada yang memencet bel rumahmu. “MINJOON!! KAMI NUMPANG MAKAN

YA!!” teriak orang yang tak lain adalah teman-teman Jaehyo. “yaa!

Masuklah!” perintahmu.”jadi ini yang kau maksud? Tau darimana kau mereka

akan datang?” tanya Jaehyo bingung.”emm.. Feeling?” jawabmu sambil

tertawa. “aishh.. Kau ini..” sungut Jaehyo sambil menggaruk kepalanya.

“sudah jangan banyak protes! Cepat duduk!” tukasmu dan menarik tangannya

lalu mendudukkannya disalah satu kursi. “annyeong.. Maaf mengganggu

malam-malam begini ya..” ujar Taeil dan teman-temannya yang entah kapan

sudah berada didapur. “nde, gwenchanayo! Anggap saja ini rumah kalian!”

ujarmu sambil tersenyum dan menyuruh mereka untuk duduk. Kamupun

mengambil satu kursi kosong disamping Jaehyo dan Zico.

 

“Minjoon-ah,ini kau yang memasak? Woahh.. Mashitta!” puji Kyung,U-KWON

dan P.O bersamaan. “jinjja? Silahkan tambah lagi jika kalian suka!”

ujarmu sambil menyengir. “oppa,kenapa kau tidak mau makan eoh?” tanyamu

bingung ketika melihat Jaehyo yang hanya sibuk mengobrol dengan B-Bomb

disebelahnya yang mulutnya penuh dengan nasi.

 

“suapi aku,dan aku akan makan..” rayu Jaehyo ketika mendengar kau

bertanya. “err… Zico-ssi.. Mari kita bertukar tempat,tolong kau suapi

Jaehyo oppa ya” pintamu kepada Zico yang sedang rebutan makanan dengan

Taeil.”ok,serahkan saja padaku!” sahut Zico dan langsung bertukar tempat

duduk denganmu. “lho? Kenapa Zico yang ada disampingku? Mana Minjoon?”

tanya Jaehyo bingung. “hyung.. Pesawatnya datang.. Ayo buka mulutmu.. Ahhhh!” perintah Zico,B-Bomb langsung mencubit pelan perut Jaehyo hingga dia berteriak kaget. Saat itu juga Zico langsung memasukkan sendok yang berisi makanan itu kedalam mulut Jaehyo. “bagus! Anak pintar!” ujar Zico terkekeh dan diikuti oleh tawamu dan teman-teman Jaehyo diruang makan itu.

“hahar. Donghaeng.. Hurang hajar..!” ujar

Jaehyo terbata-bata karena mulutnya penuh dengan makanan. Kamu langsung

pindah ketempat dudukmu semula.”ayo makan ini!” perintahmu. “aaaa..”

ujar Jaehyo dengan mulut yang terbuka lebar. “makan sendiri! Kau kira

aku mau menyuapimu eoh?!” tukasmu kesal dan mulai melanjutkan makanmu.

 

Tiba-tiba saja tangan Jaehyo usil dan mulai mengelus-elus pahamu,kamu

yang kesal langsung menendang kakinya tepat ditulang kering. “ouchh..”

ringis Jaehyo dan langsung makan dengan benar. “rasakan itu! Hahaha”

batinmu sambil tertawa.

 

~*20 minutes later*~

 

“terimakasih atas makanannya! Kami semua pamit dulu,annyeong..” pamit

ke6 teman Jaehyo dan meninggalkan Kamu dan Jaehyo berdua dirumahmu.

“oppa? Kau tidak pulang?” tanyamu bingung. “ani! Aku menginap disini!”

“tapikan besok kita sekolah!” “justru itu,aku menginap disini agar kau

tidak terlambat!” “aishh.. Yasudahlah.. Lalu siapa yang tinggal

dirumahmu?” “tidak ada” “lalu kau tidur dimana?” “dikasurmu lah!

Memangnya kau mau mengurusku jika sampai aku masuk angin?” “lalu aku

tidur dimana?!” “ya dikasur denganku!” “mwo?! Kaukan namja!” “memang

kapan aku jadi yeoja eoh?!” “aishh.. Bukan itu maksudku pabo!” “lalu

apa?” “err.. Kau.. Kau tidak akan menyerangku kan?” “mwo?! Hahahaha..!

Tenang sajalah! Aku tidak tertarik pada anak kecil sepertimu!” “hufftt..

Kupegang kata-katamu itu,tunggu sebentar! Aku mau ganti baju dulu! “aku

ikut! Biar kugantikan bajumu!” “iya,dan kau akan mati sekarang juga..”

“err.. Aku hanya bercanda.. Ayolah jangan dianggap serius..” “dasar

namja mesum!” teriakmu dan lari keatas untuk ganti baju. Sementara

Jaehyo hanya senyum-senyum melihatmu.

 

You POV

 

“dia bisa dipercayakan? Semoga saja begitu..” tanyaku kepada diri

sendiri saat sedang memilih-milih baju tidur,ini dia! Celana selutut

warna hijau tua dan kaus tanpa lengan bergambar pikachu warna merah.

“heeii! Apa aku sudah boleh masuk?!” tanya Jaehyo dari luar kamar,”ya!

Masuklah!” perintahku sambil berjalan kearah balkon. “apa yang kau

lakukan?” tanyanya bingung. “malam ini dan besok aku tidur

dibalkon,kau,selamat tidur. Jjaljayo” jawabku lalu menutupi tubuhku

dengan selimut yang berada di atas sofa. Tiba-tiba saja ada yang

mengangkat tubuhku,rasanya seperti melayang. “yaa! Apa yang kau

lakukan!? Aku kan sudah bilang bahwa aku tidur dibalkon!” teriakku

menahan malu.tangan besarnya berada tepat diatas pantatku.

 

“kau itu budakku, dan budak harus menuruti apa kata tuannya! Jika kau

kuperintahkan untuk tidur dikasur denganku,maka jangan melawan! Aku

tidak mau kau sampai sakit!” ujarnya dengan nada yang terdengar sedikit

marah. Dia langsung menidurkanku dikasur dan menutupi tubuhku dengan

selimut.”mwo? Tapi sun..” belum sempat aku menyelesaikan kalimatku.

Bibirnya sudah menyambar bibirku. “jangan panggil aku sunbae! Panggil

aku oppa,arra? Dan sekarang tidurlah! Jangan banyak protes atau kau dan

aku akan kesiangan esok hari!” perintahnya dan tidur disebelahku sambil

menghadapku dan memelukku. Tak terasa mataku mulai berat dan akupun

tertidur dipelukannya.

 

~*morning*~

 

“pagi! Ayo bangun tukang tidur!” teriak seseorang yang kuyakin itu

Jaehyo. Aku langsung bangun dan melihat dia hanya mengenakan celana

seragam,sementara kemejanya belum dikancing semua dan menampakkan tubuh

atasnya. “pakai baju yang benar!” teriakku sambil menimpuknya dengan

bantal.”mwo? Kau malu ya? Dasar bocah! Hahaha” tawanya sambil memegangi

perutnya. Sial,aku diejek bocah.

 

Tiba-tiba saja dia menggendong tubuhku dan mulai membawaku meninggalkan

kamar. “ya! Apa yang kau lakukan?! Turunkan aku!” protesku sambil

menggebuki dadanya. “ouch! Diam atau kulempar kau kelantai satu!”

bentaknya.”mwo?! Kau tidak bisa berlaku manis ya? Aku ini wanita!”

“sejak kapan kau jadi wanita? Kau kan bocah hahaha” ujarnya sambil masih

menggendongku ala bridal menuruni tangga.

 

Jaehyo langsung mendudukanku disalah satu kursi meja makan. Didepanku

sudah terdapat jus jeruk dan roti bakar rasa coklat.”darimana kau tau

aku suka coklat?” “emm.. Feeling? Hahaha” dia menjawab seperti kataku

semalam. “apa aku boleh bertanya?” tanyanya. “bertanya tentang apa? Silahkan saja” jawabku sambil mengunyah roti..

 

TBC

My Weird Sunbae..

Cast :

 

~Park Min Joon *you*

~Ahn Jaehyo

~Choi Youkyung

~all BLOCK B member

 

Kategori : NC17,Yadong,Romance

 

Author POV

 

“ommona… Malam ini sudah malam ketiga kalinya dia membawa masuk yeoja kerumahnya…” ucapmu ketika melihat namja tetanggamu.”hmm..? Kenapa yeoja itu beda dari malam-malam sebelumnya? Apa jangan-jangan dia hanya suka bermain-main dengan yeoja-yeoja?!” jeritmu kaget setelah memerhatikan yeoja yang dibawa oleh namja tetanggamu itu.

 

Kamu langsung berlari kekamarmu yang terletak dilantai atas.kamarmu mempunyai balkon yang persis berhadapan dengan balkon kamar namja yang bernama Ahn Jaehyo itu.”huhh.. Mereka mulai lagi..” ucapmu ketika membuka pintu balkon dan mendapati siluet namja dan yeoja yang tengah bercumbu dengan panasnya. Karena jarak balkon rumahmu yang hanya 50cm dari balkonnya,kamu langsung melompat kebalkonnya. Saat ingin berteriak,kamu kalah cepat karena *?* teriakanmu tertahan oleh desahan yeoja yang sangat kencang. Kamupun mengurungkan niatmu dan langsun berbalik kerumahmu dan mengunci pintu balkonmu,tanpa disadari ada 6 pasang mata yang mengikutimu hingga kau masuk rumahmu.

 

~*Morning*~

pagi ini,kamu hanya menggunakan hoodie berwarna kuning yang bercorak “Pikachu” dan celana pendek yang sedikit diatas lutut yang berwarna merah. Kamu berjalan kearah balkon dengan hoodie yang menutupi kepalamu tetapi tidak cukup untuk menyembunyikan rambut panjangmu.

 

Saat kamu melangkah kearah balkon.kamu menemukan sebuah amplop yang berwarna pink lembut. Kamu membukanya dan membaca isi surat tersebut.

 

Wait For Me Chagi…

 

Ahn Jaehyo

 

kamu yang takut pun langsung meremas surat itu dan langsung membuangnya ditempat sampah. “tenang.. Itu hanya sebuah surat.. Barangkali ada orang yang iseng yang melakukan hal itu” batinmu berusaha menenangkan dirimu sendiri. Kamupun mengambil headset dan handphonemu lalu pergi ke minimarket didekat rumahmu..

 

#MBLAQ – Its War

 

Jeonjaengiya

Geopjaengiya

Neo dugo bwa bwa neo geunyoga tto uljana

Geopjaengiya…

 

Nae sarang geondeurin neo neo neo neo

Jeonjaengiya..

 

Kamu pun berjalan sambil menyanyikan reff dari lagu yang kamu dengar. Tiba-tiba saja,ada tangan yang besar dan hangat yang menarik lenganmu. Kamu langsung tersentak dan berbalik menghadap keorang yang menarik tanganmu itu. Saat itu juga kamu melihat sunbaemu disekolah yang sering dipanggil B-Bomb. “khh.. Annyeong sunbaenim” sapamu gugup mengingat B-Bomb adalah teman satu geng Jaehyo. “ohh..annyeong hoobaeku yang manis,apa yang kau lakukan dipagi hari ini?” tanyanya dengan senyum yang sama sekali tidak dapat kau prediksi. “a..aku hanya ingin pergi keminimarket, sunbae..” ucapmu terbata-bata. “ohh.. Apa perlu kuantar? Dan jangan panggil aku sunbae,panggil saja aku oppa,arra?” tawar dan tanyanya (?) bersamaan.”ani.. Tapi terimakasih atas tawaranmu itu sun..err..oppa.. Annyeong..” tolakmu sopan dan cepat-cepat melepaskan genggaman tangannya dan meninggalkan B-Bomb yang tengah menelpon orang yang tak lain adalah Ahn Jaehyo.

“ke..kenapa tadi ada temannya si Jaehyo itu?!” gumammu bingung. Saat kamu baru membuka pintu minimarket.tiba-tiba saja dari jauh kamu melihat

sesosok namja dan yeoja.sang yeoja sepertinya sedang menangis. Kamu pun langsung menghampirinya. “YAA..!! KAU…! NAMJA YANG BERANI MEMBUAT

YEOJA MENANGIS..!” bentakmu dan sedetik kemudian kamu menyesali perbuatanmu karena yang sedang kau bentak adalah tetanggamu sendiri alias Ahn Jaehyo. Sang yeoja pun langsung bersembunyi dibalik punggungmu. Kamu pun langsung gelagapan dan mukamu berubah menjadi merah.

 

“ho… Annyeong hoobaeku yang manis” sapanya riang, tapi kamu tau ada maksud tersembunyi dibalik kata-katanya. “HUWAA.. MIANHAEYO.. AKU SALAH ORANG..!” teriakmu dan kemudian melarikan diri.

 

Kamupun langsung pulang dan mengunci seluruh pintu dan jendela rumahmu. Lalu kamu langsung mengambil Nintendo mu dan mulai memainkannya sambil

ketakutan,akhirnya kamu pun jatuh tertidur hingga malam harinya…

 

~*Morning*~

 

kamu yang baru bangunpun langsung lari kekamar mandi dan mandi secepat kilat. Setelah itu kamu langsung memakai seragammu dengan asal,lalu lari

kesekolahmu dengan cepat-cepat..

 

“save.. Masih sisa 30 menit lagi..” ucapmu santai,tapi tiba-tiba saja,dari jauh kamu melihat Jaehyo beserta gengnya, kamu pun langsung berbalik arah dan langsung lari kekelasmu secepat kilat. “YOUKYUNG-AH..! SEMBUNYIKAN AKU!!” pintamu kepada sahabatmu yang tengah bersms ria dengan namjachingunya. “aigoo.. Kau ini kenapa Minjoon-ah?” tanya Youkyung bingung.”sudah..! Cepat sembunyikan saja aku!” jeritmu. Youkyung langsung menyuruhmu bersembunyi dikolong mejamu. Kamu pun menaruh tasmu dimeja dan langsung bersembunyi dikolong meja. Tepat saat itu juga,Ahn Jaehyo beserta teman-temannya sampai dikelasmu. “Zico-ah,P.O-ssi,kita sudah sampai dikelasmu.” ujar Jaehyo dingin. “mm… Apa Park Min Joon sudah datang?” tanya Jaehyo. “heyy.. Dia menanyakan kau? Memangnya ada apa?” tanya Youkyung bingung.”sstt..! Bilang saja aku belum datang..!” balasmu takut. “anni sunbae.. Dia belum datang” ujar Youkyung sembari tersenyum kearah Jaehyo. “ohh.. Jika dia sudah datang. Suruh dia untuk menemuiku.” balas Jaehyo. Sekilas Jaehyo melihat Youkyung yang tadi bertanya padamu dan melihat tasmu yang tergeletak diatas mejamu.

 

Setelah Jaehyo dan keempat orang kawannya sudah pergi. Kamu keluar dari tempat persembunyianmu dan menceritakan semuanya ke Youkyung. Youkyung

langsung menertawaimu setekah kau selesai menceritakan semuanya.

“pabboya..!” kamu menjitak kepala Youkyung karena kesal. “ya..! Kau yang

pabbo!” omel Youkyung.

“lalu aku harus apa? Tadi dia memintaku untuk menemuinyakan?”

“ya jangan kau temui saja dia”

“tapi jika aku tidak menemuinya, pasti aku akan dibunuhnya”

“ITU SIH DERITA LU..! Hahaha..”

“aishh.. Aku serius!! Bagaimana jika selama aku berada disekolah. Aku

terus bersama-sama kau saja?”

“baiklah”

“yayy..! Gomawoyo..!”

 

tiba-tiba saja Zico dan P.O mendatangi tempat dudukmu dan Youkyung. “hey kalian berdua!” panggil Zico.Kamu langsung Menengok dan kaget setengah mati. “nde.. Waeyo?” tanya Youkyung. “kau Park Min Joon kan? Kapan kau ada disini?” tanya P.O menunjuk kearahmu.”nde.. Err.. Itu..” ucapmu tergagap-gagap. “annyeong haseyo..” seketika itu Park Songsaenim masuk dan memulai pelajaran. Zico dan P.O pun langsung kembali ketempat duduk mereka dan menatapmu tajam. Kamu hanya nyengir dan menunduk terus selama pelajaran Park Songsaenim sehingga kau menerima teguran beberapa kali karena tidak memerhatikan gurumu itu. Setelah 2 jam lamanya mengajar dikelasmu, Park Songsaenim akhirnya pergi dari kelasmu.

 

“hei Park Min Joon!!” panggil Zico dan P.O bersamaan. Kamu langsung berlari kekantin meninggalkan Zico dan P.O yang mengejarmu tapi kalah cepat. “muahahaha.. Jangan meragukan kemampuan atlit lari sekolah ini!” tawamu mengejek, tiba-tiba saja kamujatuh terduduk karena menabrak seseorang. “aishh..” gerutumu kesal,tiba-tiba saja orang itu memegangi rahangmu dan mengarahkannya untuk menghadapnya.Kamu sungguh kaget karena yg didepanmu adalah Ahn Jaehyo.

MAMPUSGUEUPILKUDAGIGINONGNONGJIDATJENONG!!!

 

Kamu sangat shock hingga mulutmu menganga lebar. “annyeong hoobaeku” sapa Jaehyo sembari menarikmu kepelukannya. “a…” mulutmu masih tetap

menganga dgn indahnya. Seketika Jaehyo membantumu berdiri,kamupun langsung cepat2 mengambil langkah, tetapi lenganmu sudah ditarik duluan oleh Jaehyo. “aigo.. Nae yeoja sudah mau cepat2 pergi rupanya” ujar Jaehyo sembari terkikik. “mwo? Nae yeoja? Siapa yang kau panggil begitu hah?!” jeritmu tidak percaya. “hyung!!!” teriak Zico dan P.O bersamaan. Mereka berdua terlihat terengah2 krn tdk dapat menandingimu walaupun kau seorang yeoja.

 

“kau sudah menangkapnya hyung?” tanya Zico. “mwo? Menangkap?” tanyamu bingung. “kau akan menyiksa dia dgn cara apa hyung? Hahaha.. Aku sunggung tidak sabar untuk melihatnya” tanya P.O sembari tertawa. “apa yang kalian maksud sebenarnya?!” jeritmu benar2 bingung karena tdk mengerti apa yg dibicarakan ketiga namja yg berada dihadapanmu itu.

 

Jaehyo langsung menarik lenganmu dan membawamu kegudang tempat perlengkapan olahraga yg sepi. “yaa..! Mau kau apakan aku?!” jeritmu kesal. “diam sajalah kau! Hahaha..” tawa Zico dan P.O berbarengan. Jaehyo langsung menggendongmu ala bridal style. “yaa..! Turunkan aku!” jeritmu meronta2. Zico Kemudian membukakan pintu utk memberi Jaehyo jalan masuk, didlm gudang sudah ada B-BOMB,U-Kwon,Taeil, dan Kyung. Mrk semua adlh teman2 satu geng Jaehyo.

 

Jaehyo langsung melemparmu kearah matras yg sudah usang. “aishh.. Pantatku sakit..” gerutumu sambil mengelus-ngelus belakangmu. B-BOMB langsung menarikmu kepelukannya,sementara U-KWON mencium punggung tanganmu lembut. Mendadak mukamu langsung berubah menjadi kepiting rebus krn kaget akan perlakuan kedua orang tersebut. Langsung saja Jaehyo menarikmu berdiri dan melakukan skinship. “apa yang kalian lakukan pada nae yeoja?!” tanyanya kesal. “yaa.! Siapa yg kau maksud nae yeoja sih?!” tanyamu ikutan kesal. Tiba2 saja,dari arah belakang,Kyung mengangkat rokmu menggunakan kakinya. “polkadot biru? Memangnya kau ini anak sekolah menengah? Setidaknya pakailah panty yang lebih seksi..” gerutu Kyung diikuti tawa para namja lainnya. “yaa! Apa-apaan kau ini!?” teriakmu kesal lalu menabok pipi Kyung. Makin kencang pula tawa para namja itu saat melihat kau menampar Kyung dengan wajah yg memerah.

 

“aku mau pergi!” teriakmu kesal sembari berjalan kearah pintu. Tapi B-BOMB langsung menarik lenganmu. “mau apa kau?!” tanyamu kesal. “ckckc.. Yeoja pabo! Siapa yg mengizinkan dirimu pergi?” tanya B-BOMB lalu menyeretmu dan menyerahkanmu kpd U-KWON. U-KWON langsung memelukmu dan menaruh dagunya diatas pundakmu. Jaehyo langsung mengarahkan wajahmu utk menghadapnya. “mulai sekarang kau adakah budakku!!” ujar Jaehyo kencang. “MWO?! APA MAKSUDMU?!” jeritmu bingung.

 

“kau harus menuruti semua kemauanku, aku tidak mau kau menolak apapun yang kuperintahkan…!!” ujar Jaehyo dgn evil smirk yg terlihat jelas diwajah tampannya itu.”hahh?! Kau ini sakit ya?!” tanyamu polos.”hyung,apa kami juga boleh memakainya?” tanya Zico dan P.O dgn muka evil.”nde.. Tapi jangan sampai berlebihan padanya, krn akulah tuannya!” ujar Jaehyo diikuti tawa yg lainnya.

 

“baiklah.. Untuk permulaan,aku mau kau memanggilku oppa atau chagi!” ujar Jaehyo. “hahh.. Tapi sunbae–” belum selesai kau berbicara, Jaehyo sudah mengambil alih bibirmu (?) “aku sudah bilang bukan, tdk ada penolakan sama sekali?” tanya Jaehyo dgn evilsmirk yg masih menghiasi wajah tampannya. “tapi kenapa kau harus menciumku segala?! Itukan ciuman pertamaku!!” teriakmu sembari mencubit lengan Jaehyo keras. “jinjja? Untunglah aku yg mengambilnya. Jika B-BOMB yg melakukan itu,aku jamin kau sudah berada diatas kasur bersama dia dgn tanpa busana” ujar Jaehyo sembari memberi Wink kearah B-BOMB yg diikuti tawa B-BOMB. Kamupun bergidik ngeri ketika membayangkan ucapan Jaehyo. “yaa! Jangan kau bayangkan! Dasar yeoja mesum!” ujar Kyung sembari tertawa melihat wajahmu. “yaa!! Kau itu yg mesum!” teriakmu lalu memukuli lengan Kyung bertubi-tubi.

 

“lalu,aku mau kau tinggal dirumahku mulai hari ini!”

“hahh?! Apa kau gila!? Aku tidak mau melihat adegan yadong secara live

dirumahmu!”

“yaa! Apa yang kau maksud?!”

“bukannya setiap malam kau selalu membawa masuk yeoja kedalam rumahmu

dan menyetubuhi mereka?!”

“baiklah.. Jika kau tinggal denganku,aku tdk akan melakukannya lagi!”

“lalu siapa yang akan tinggal dirumahku?!”

“Zico,Taeil,U-KWON, Kyung dan B-BOMB”

“mwo?! Andwae!! Begini sajalah,aku akan tinggal dirumahmu selama 5 hari

lalu 2 kemudian aku tinggal dirumahku sendiri, bagaimana?”

“baiklah.. Kau mau tinggal sendiri atau bersama B-BOMB dan U-KWON?”

“maldo andwae!! Aku tinggal sendiri saja!”

“kau ini benar2 pintar menawar ya? Ckckc.. Baiklah.. Ayo kita makan

siang diatap!”

 

~*atap sekolah*~

 

“sun.. Oppa,makanmu hanya itu?” tanyamu sembari menunjuk Jaenyo yg tengah meminum susu kotak. “nde.. Waeyo?” “kau tidak akan mendapat gizi jika hanya itu makan siangmu! Kemari kau!” panggilmu Kesal, Jaehyo langsung menghampirimu dan duduk disebelahmu sembari memeluk tubuhmu dari samping. Kamu langsung menyumpal mulut Jaehyo dengan sandwich yang berisi keju,ham,lettuce dan telur. “nah… Jadilah anak baik dan habiskan roti ini” ujarmu sembari tersenyum. “hyung.. Hyung..” bisik P.O ke Taeil. “waeyo?” tanyanya bingung. “sekarang aku bingung antara yg mana majikan dan tuannya..” ucap P.O polos,lalu mendadak meledaklah tawa diantara 6 orang tersebut, kamu dan Jaehyo yg tdk tau apa yg sedang ditertawakan hanya bisa saling pandang.

 

~*classroom*~

 

“darimana saja kau?” tanya Youkyung ketika melihatmu masuk dengan Zico dan P.O, “Youkyung-ssi..” panggilmu dgn mata yg berkaca-kaca. “nde,, wae? Apa yang terjadi denganmu?” tanya Youkyung bingung ketika melihat wajahmu.” aku… Aku dijadikan budak oleh Jaehyo!” ujarmu sedikit menangis karena kesal. “jinjjayo?! Chukkae ne..” teriak Youkyung girang. “mwo?! Apa yg kau maksud?!” tanyamu bingung. “aigoo.. Nae Min Joon benar2 anak yg polos rupanya.. Kau tidak tau ya bahwa Ahn Jaehyo itu anak pengusaha terkenal di negara kita ini?” “ani..” ujar mu sembari menggeleng-gelengkan kepalamu. “sedangkan teman2nya yg lain adalah anak dari pemilik hotel,dewan sekolah ini serta pemilik tempat resort!! Mereka itu kaum elite!” teriak Youkyung. “mwo!? Jinjjayo?!” tanyamu tidak percaya. “nde..! Aku tidak bohong..!” “wow.. Mereka benar2 berbeda dari kita yahh” ujarmu sembari tertawa

 

~*after school*~

 

you POV

 

“aishh.. Kenapa sekarang harus hujan?! Seingatku tadi siang masih sangatcerah dan panas? Mollayo,Yang jelas aku harus cepat2 pergi sebelum ketahuan oleh para sunbae aneh itu” batinku dan mulai mengambil ancang2 utk berlari. Hana, deul, set~~

aku langsung berlari dibawah guyuran hujan,sial.. Ini sangat dingin,harusnya aku mengabaikan rasa maluku dan tetap membawa hoodie pikachuku itu-____-

 

sesampainya dirumah,aku langsung melesat kekamar mandi dan menenggelamkan tubuhku didalam bathtub yang berisi air hangat,sesudah itu aku berjalan kearah kamarku dgn handuk yg melilit ditubuhku. Saat aku baru ingin membuka pintu,aku terkejut ketika melihat Jaehyo sedang bergaya diatas kasurku dengan pose seksi yang dapat kau temui dimajalah2 dewasa…

 

“YAAA..! APA YANG KAU LAKUKAN DIKAMARKU?!” teriakku shock. “aisshh.. Berisik sekali kau ini!” ujarnya kemudian berjalan kearah lemari pakaianku lalu membukanya dan mengobrak-abrik apa yang ada disana. “celana dalam bergambar beruang? Ya tuhan.. Kau sudah bukan murid taman kanak-kanak lagi!” jeritnya pura-pura tidak percaya.” yaa! Kembalikan!” teriakku kesal dan malu. “apa lagi ini? Panty bergambar pikachu?! Hahahaha..!” ujar sunbae gila ini sambil memainkan panty ku.. Ahh..! Itukan panty kesayanganku! T_T

 

segera saja kutarik benda itu dari tangannya,tapi karena kakiku yg licin, aku jatuh menimpa tubuhnya dan tepat mencium bibirnya. Aku langsung cepat2 duduk. “aishh.. Dasar bocah ingusan.. Setidaknya jika ingin menciumku,kenakan dulu pakaianmu itu!” ujar Jaehyo dgn muka merah…

 

~*Bersambung*~

Boys School Diary : Chunji Diary [New Student]

Cast:

Choi
Namhyun / Choi Jinkyu *u*

Lee Chan Hee *Chunji TEENTOP*
Bang Min Soo *C.A.P TEENTOP*
Lee Sungmin
Jung Yonghwa
Lee Gikwang

Chunji POV

“LEE CHAN HEE!!! BERANI-BERANINYA KAU TIDUR DIPELAJARANKU?!?!” teriak
Kang songsaenim dan detik kemudian hapusan langsung menuju kearahku dgn
kecepatan tinggi. “OUCHH!” jeritku pelan ketika penghapus itu mendarat
dgn indah didahiku. Akupun langsung terduduk tegak. “BERDIRI KAU
DIKORIDOR!!” bentaknya dan akupun langsung ngacir kekoridor ketimbang
disambit penghapus itu lagi..

“yo! Tertidur lagi kau?” tanya seseorang yg tiba-tiba saja sudah berada
disampingku. “Minsoo? Yep,dan parahnya aku tertidur saat Kang songsaenim
sdg mengajar” akuku dan tertawa pelan kpd sahabatku-Bang Min Soo- alias
C.A.P. “hahaha,sebenarnya apa yg membuatmu selalu kurang tidur
belakangan ini?” tanyanya.”err.. Sebetulnya aku dijodohkan..”
ucapku.”jinjja? Woahh.. Chukkae ne.. Tapi kau sepertinya tdk suka ya?”
tanya Minsoo.”ani! Aku suka! Sangat suka malah!” bantahku,kuyakin
wajahku sudah memerah sekarang,entahlah. “hahaha..” tawanya. “lagipula
apa yg kau lakukan disini?” tanyaku bingung. “aku? Aku hanya kabur dari
pelajaran Jung Songsaenim” ujarnya lalu bersender didinding koridor.

“ohh.. Rupanya kau kabur? Kukira kau ketoilet” ujar seseorang yg tak
lain adalah Jung Songsaenim yg sdg bersiap-siap menjewer dan menggiring
C.A.P keruang kepala sekolah,tapi sayangnya dia terlambat selangkah,krn
C.A.P sudah mengambil ancang-ancang.”adios Chunji” ucap C.A.P dan
langsung melarikan diri dari Jung songsaenim yg langsung mengejarnya
saat itu juga.”hahh.. Dasar sinting..” batinku sambil garuk-garuk
kepala.

~*Break Time*~

“yo! Kau masih betah berada disini rupanya.. Bagaimana jika kita
kekantin saja?” sapa ketiga orang temanku yg sudah berada tepat
didepanku,Lee Sungmin si namja aegyo,Jung Yonghwa yg manly,serta Lee
Gikwang yg polos dan lucu. “baiklah,lagipula perutku sudah minta diisi
rupanya,hahaha” ujarku dan mengikuti langkah mereka bertiga. “LEE CHAN
HEE! LEE SUNGMIN! LEE GIKWANG! JUNG YONGHWA! HARAP DATANG KERUANGAN
KEPALA SEKOLAH SEKARANG JUGA!” terdengar pengeras suara dari ruang siaran,ada apa
ini? Kamipun berbalik arah dan langsung menuju ruang kepala sekolah.

Kulihat C.A.P sdg berdiri disamping meja kepala sekolah. KepSek Kim langsung menyuruh kami utk berjejer. “kudengar hanya asrama kalian yg baru terisi 5 orang,apa benar begitu?” tanyanya. “ne,kami mmg hanya berlima,ada apa?” tanya Yonghwa. “baguslah,krn kalian akan ketambahan seorang penghuni baru,masuk!” perintahnya,dan detik kemudian seorang namja masuk dgn malu-malu.jika kuperhatikan,dia lumayan tampan, ani! Lebih tepatnya sedikit cantik! matanya berwarna Hazelnut, tingginya mungkin sekitar 150-165an..

“annyeong haseyo, Choi Namhyun imnida,bangapseumnida” ucapnya sambil membungkuk. “ne,nado bangapta!” ujar kami serempak. Kulihat dia sedikit tersenyum. “baiklah, tuan Choi,taruh barangmu dulu diasramamu,mrk akan mengantarmu”

TBC…

Boys School Diary : Jinkyu diary [From Girl To Boy]

Cast:

Choi
Namhyun / Choi Jinkyu *u*

Lee Chan Hee *Chunji TEENTOP*
Bang Min Soo *C.A.P TEENTOP*
Lee Sungmin
Jung Yonghwa
Lee Gikwang

you POV

“Jinkyu-ya,mulai besok kau akan sekolah disekolah khusus pria” ujar
seorang kakek tua dihadapanku yg tdk lain adalah kakekku sendiri. “mwo?!
Uhukk..uhukk!” tanyaku kaget dan langsung tersedak kentang yg tengah
kukunyah ini,segera saja kakek langsung menyodorkan segelas air dingin
dan dgn cepat aku langsung meraihnya dan menenggaknya terburu-buru.
“gwenchanayo?” tanya Kakek khawatir. “ne.. By the way,apa maksud kakek
aku harus sekolah di sekolah namja?” tanyaku masih bingung dgn
pernyataan kakek tadi. “ohh.. Itu bkn hanya sekolah,melainkan asrama
khusus namja” jawab kakek santai. “IGE MWOYA!?” jeritku sembari
menyemburkan air dimulutku yg belum sempat kutelan (jorok memang..)
“aishh.. Sejak kapan kau jadi punya kebiasaan menyembur kakekmu eo?”
“mianhaeyo harabojji.. Tapi ada apa sebetulnya?” ujarku sembari melap
sisa air dimuka kakekku. “sebenarnya.. Cucu temanku ada yg bersekolah
disitu” ujarnya. “lalu?” tanyaku masih penasaran.”cucunya itu tertarik
kepadamu dan berniat menikahimu..” “MWO!? Aku bahkan belum pernah
melihat ujung rambutnya! Jgn bilang bahwa kau juga sudah mengatur
perjodohan serta tanggal pernikahannya juga?!” jeritku syok. “baru saja
aku mau bilang kau sudah mendahuluiku.. Hahaha” ujar kakek tertawa
renyah. “aishh.. Mungkin besok aku sudah akan tua seperti kakek..
Baiklah! Aku akan mengikuti semua perintahmu! Kapan aku harus mulai
bersekolah?” tanyaku malas. “besok sore,Kang ahjusshi dan Shin ahjumma
akan membantumu bersiap-siap” ujar kakek tersenyum sumringah. “aku telah
selesai,aku pergi tidur dulu ya kek,” ujarku sambil tersenyum kearah
kakekku,kakek hanya membalas senyumku.

“sebentar.. Kakek bukannya tdk memberikan alasan yg jelas mengenai
kepindahanku di sekolah namja itu? Besok saja kutanya..” batinku ketika
berada ditangga menuju kekamarku.aku pun naik kekasurku dan mulai
melayang ke alam mimpi

~*The Next Morning*~

kulangkahkan kakiku menuju ruang tamu, pagi ini aku sudah terlihat
rapi,rambutku yg pendek kuatur model namja,aku memakai jas dan dasi yg
disiapkan Shin ahjumma,segala perlengkapanku pun telah lengkap dan sudah
menunggu dibagasi mobil, “harabojji.. Aku berangkat dulu, jaga
kesehatanmu,dan jika kau mau ke Amerika,aku titip salam utk seluruh
keluarga disana ya” ujarku dgn mata yg berkaca-kaca dan sambil memeluk
kakekku juga. “ne,jaga kesehatanmu juga” ujar kakek. Lalu kulepaskan
pelukannya dan mulai berjalan kearah mobil,tapi aku langsung berbalik
arah menuju kakekku kembali “eh.. Uang sakuku mana?” tanyaku
polos.”aishh.. Soal ini kau tdk akan lupa” ujar kakek lalu memberikan
kartu ATMku yg disitanya. “sudah kutambahkan 800.000 won,berhematlah!”
ucapnya,aku hanya mengngguk dan masuk kedalam mobil yg perlahan membawaku meninggalkan rumahku itu…

TBC